Kamis, 29 Januari 2015

Sejak kepergianmu dihari itu....

Tadi maam aku memimpikan kamu 2 kali.
Mimpi pertama aku sempat mengigau mengisim sms ke kamu, anehnya sms ku benar terkirim.
Aku terbangun dan sempat smsan sebentar, tapi aku rasa kamu tidak begitu seang mendapat sms dariku. Hmm tak apalah :)
Setelah sebentar smsan secara ga langsung aku memimpikan kamu. Entah terlalu memikirkan kamu atau rindu yang teramat sangat. Dimimpi kita begitu dekat, kita tinggal serumah, nonton tv bersama dsb. Aku lihat raut wajah kita begitu bahagia dalam mimpi. Dan ketika aku terbangun....Yup, itu hanya sebatas mimpi.

Dalam pesan singkat yang begitu singkat semalam, aku mengajakmu bertemu hari ini. 2hari aku jatuh sakit dan tidak masuk sekolah. Hari ini aku masuk, aku ingin kamu menengok keadaanku walau cuma sebentar saja :) Aku yakin jika aku mengajak mu bertemu dirumahku kamu akan menolaknya.
Tapi sepanjang kita berbicara di pesan singkat itu, kamu tidak mengerti apa yang ku maksud. Padahal ku kira apa yang ku bicarakan cukup jelas "2hari aku ga masuk sekolah. bisa ga kamu nengokin aku di sekolah sebentar aja sepulang sekolah nanti?" lalu ku perjelas lagi  "nanti aku sekolah. Kamu mau ga ke sekolah, aku pgn ditengokin sama kamu sebentar aja." dan kamu tetap tidak mengerti :)

Mungkin hari ini atau besok tanggal 31 kita genap 1 bulan full tidak bertemu sejak kedatanganmu pada malam hari pernikahan orangtua ku :) Padahal kita berjanji tanggal 23 akan bertemu, tapi kenyataannya kita melanggar batas yang sudah dijanjikan dari awal :)
Aku sudah menyiapkan sesuatu di hari itu, aku bikin pudding jelly bertuliskan tanggal 23 yang ke-2th
Kamu bilang akan datang nanti malam, aku nunggu kamu sampe jam 9 tapi kamu ga dateng. Yauda gapapa *elus-elus dada*

Semenjak hari itu, "aku cuma mikirin diri aku sendiri." "ada hal yang kamu ga ngerti"
ada beberapa hal yang ingin aku pertanyakan sebenernya :D hehe
maksudnya aku ga ngerti itu dalam hal apa? Kamu belum menjawab itu.  Dari saat kita ga ketemu karna kamu ga ada uang, kita batal ketemu di tanggal 23 karna kamu mau dikasih arahan tentang tes2 kerja, saat kamu ga ada pulsa. Yaa aku ga mempermasalahkan itu ya cuma aja kamu masih belum jawab kan pertanyaan itu.

Sebenernya aku masih sulit menerima keadaan ini. Dan kali ini aku bukan ga mau membantah atau tidak mencoba memperbaiki. Tapi aku cuma ingin denger satu hal dari kamu, aku ingin kamu memohon "Jangan pergi". Di tengah masalah yang ada pernah ga kamu memaksa aku untuk tetap tinggal sama kamu. "Jangan pergi" cuma satu kalimat itu. Sederhana sih, kalimat itu juga ga menjamin apa2. Yaa setidaknya menurut ku, ketika kamu meminta "jangan pergi" aku tau kalau kamu butuh aku, kamu ingin aku ada dalam hidup kamu.
Dan ketika kamu tidak berucap berarti kamu tidak ingin aku berada disana. Ketika kamu tidak ingin apakah aku harus terus memaksa?

Aku ga menyalahkan siapa2 sih.

Aku juga harus fokus UN. Harus lebih ekstra belajar, persiapan ukom,dan jaga kesehatan.
Entah kenapa keadaan ku semakin hari semakin ada aja yang sakit :( makan sudah teratur 2x sehari, minum cukup, tapi semalem punggung ku sakit banget, tidur ga nyenyak, sampe sekarang masih nyeri.
Ya Allah, jangan sekarang.. Kasian aku ga punya asuransi jiwa ga punya asuransi kesehatan kalau sakit ga ada yang mau biayain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar