Apa kamu ingin bahagia?
Udah pasti semua orang ingin.
Termasuk aku, juga kamu.
Namun, tidak ada satupun orang yang bisa memastikan ia akan baik2 saja selamanya.
Seperti daun yang jatuh di ranting pohon.
Sehijau apapun, pasa akhirnya akan mengering dan menguning, lalu jatuh dan rapuh. Atau mungkin jauh sebelum daun itu kering, angin telah membawanya menjauh dari ranting.
Sama seperti kebahagiaan.
Terkadang, saat semua yang kita rasa menyenangkan. Saat semua yang kita pikir akan baik2 saja. Tiba-tiba ada seseorang yang mengusik dan menghancurkannya. ðŸ˜
Aku merasakan hal seperti itu.
Saat kekasihku (menjadi daun yang jatuh dari dahannya) memilih terbang bersama angin. Meninggalkan ku.
Tapi aku percaya bahagia itu tidak pernah habis.
Bahkan, saat aku sudah lelah menangis, bahagia akan selalu ada. Aku hanya perlu menunggunya, meyakini segalanya akan pulih kembali. Dan kepingan bahagia yang sempat hancur akan di kumpulkan lagi oleh orang yang baru. Seseorang yang aku percaya adalah kamu.
Bersama lenyapnya kebersamaan kita. Tidak ada yang aku takutkan lagi. Dua orang yang dulu sedih skg bisa tersenyum kembali. Meski pada saat yang sama. Aku kadang merasa kamu sedang berpura-pura. Kamu tidak benar-benar pernah bahagia denganku. Didalam matamu masih saja ku lihat seseorang yang kamu jaga dahulu.
😂
Tidak ada komentar:
Posting Komentar